Pentingnya menerapkan Kota Layak Anak disetiap daerah sebagai cara Parenting terbaik


Hallo Moms semuanya, 

Flashback dijaman dulu saat kita masih kecil masih banyak sekali lapangan tempat bermain kita, berkejar-kejaran diluar bermain outdoor tanpa takut panas atau apapun. Jika dibandingkan jaman dahulu dan jaman sekarang memang sudah jauh berbeda untuk semua kebiasaan anak-anak saat jaman dahulu dengan sekarang. Apalagi saat ini anak lebih suka bermain gadget daripada bermain diluar. 




Mengatasi hal tersebut diperlukan suatu sistem yang baik untuk mengatur dan mengelola lingkungan yang menyenangkan untuk anak. Apalagi tempat tinggal kita apakah sudah ramah terhadap anak seperti ketersediaan tempat bermain atau keamanan lingkungan tersebut supaya anak kita bisa bermain dengan menyenangkan seperti halnya kita dahulu. 






"Anak adalah Investasi terbesar sebagai generasi bangsa yang akan menentukan masa depan negara kita". 

Sehingga pentingnya peran suatu kota atau tempat tinggal anak juga menentukan karakter anak tersebut dalam tumbuh kembangnya sikecil. Saat anak sehat, bahagia serta semua terpenuhi maka akan membentuk generasi hebat untuk suatu bangsa. Beberapa waktu yang lalu kita para blogger berkesempatan mendapatkan diskusi menyenangkan dengan Yayasan Lentera Anak tentang Kota Layak Anak ini. 

Kota Layak anak sendiri merupakan mandat dari KPPPA untuk pemerintah daerah menciptakan lingkungan tempat tinggal serta fasilitas yang ramah pada anak. Sehingga dalam membentuk suatu Kota Layak anak ini sendiri diperlukan dukungan dari semua komponen masyarakat termasuk orang tua, tetangga, saudara untuk melakukan kontribusi dalam pembangunan Kota Layak Anak. 

Suatu kota akan mendapatkan predikat Kota Layak Anak (KLA) ini jika memenuhi kriteria berbagai macam mulai dari fasilitas anak, pendidikan anak, perlindungan anak serta hak-hak anak yang harus dipenuhi dalam mendapatkan kebahagiaan dan kenyamanan dikota tersebut. Sehingga untuk memenuhi menjadi KLA ada beberapa tahapan kota tersebut yang harus dilalui. 

Sebenarnya KLA ini sendiri sudah dikembangkan di Indonesia sejak dari tahun masuk 2006 hingga pada tahun 2018 sendiri sudah mulai dikembangkan sebanyak 349 Kab/Kota di Indonesia dimana 117 Kab/Kota tersebut mendapatkan penghargaan. Karena program KLA sendiri memang diwujudkan oleh Pemerintah, tetapi didukung oleh beberapa komponen masyarakat lainnya seperti orangtua, masyarakat umum, badan usaha, LSM dan media. 

Nah, Kota Layak Anak ini sendiri setiap tahunnya akan diperingati juga melalui penghargaan KLA yang diberikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. Untuk kota yanh akan mendapatkan KLA sendiri haruslah kota yang sudah memenuhi segala macam indikator dari beberapa penilaian dari KLA. 

Salah satu indikator yang harus dipenuhi dalam KLA ini sendiri adalah hak yang harus didapatkan oleh Anak moms. Untuk hak pada anak tersebut antara lain:
  • Hak Bermain
  • Hak Rekreasi
  • Hak Kesamaan / Kesetaraan 
  • Hak Pendidikan 
  • Hak Kesehatan
  • Hak untuk Makan
  • Hak untuk berperan dalam pembangunan 
  • Hak untuk status kebangsaan 
  • Hak untuk mendapatkan nama
  • Hak untuk perlindungan 

Sehingga untuk menjadikan suatu kota menjadi KLA saat ini di Indonesia masih belum ada yang mendapatkan predikat tersebut. Namun hal tersebut sudah menjadi cita-cita dari Pemerintah untuk mewujudkan KLA ada di Indonesia. Walaupun memang masih sangat sulit sekali karena banyak hambatan dan rintangan untuk melakukan hal tersebut. 

Kalau kita pahami lebih mendalam ketika kita melihat seorang anak yang saat ini masih mendapatkan kekerasan dari orang tuanya atau KDRT maupun anak yang tidak di inginkan memang sangatlah miris ya dan hal tersebut merupakan jauh sekali dari indikator Kota Layak Anak. 

Pernikahan Dini juga di negara kita juga masih sangat tinggi untuk datanya, dimana usia anak dibawah 18tahun untuk menikah juga perlu adanya himbauan dan dukungan terhadap masyarakat sekitar untuk bisa lebih peduli terhadap lingkungan sekitar. 

Banyaknya rintangan dari berbagai masalah yang di hadapi karena hak-hak anak yang tidak terpenuhi untuk menjadikan suatu daerah menjadi KLA memang kembali lagi terhadap peran kita sebagai orang tua, sebagai masyarakat dan juga lingkungan untuk mendukung KLA. Karena ketika kita tidak menemukan hal-hal terhadap tidak adanya pemenuhan hak dari anak misalkan permasalahan diatas kita bisa menegurnya secara baik-baik terhadap orang tuanya atau bahkan bisa melakukan pelaporan di P2TP2A sebagai tempat pusat pelaporan disetiap daerah. 

Yuk moms kita semua wujudkan kota kita bisa sebagai Kota Layak Anak. Hal ini bisa dari diri kita sendiri sebagai ibu atau madrasah pertamanya anak kita untuk menjadikan sistem parenting terbaik untuk anak kita ya moms. Karena dengan kita mewujudkan KLA ini pastinya generasi bangsa anak kita bisa menjadi generasi yang unggul yang akan menjadi penerus terbaik kita ya moms. 
(By Rachmanita) 

Komentar

  1. Sayanh banget ya, di Indonesia yang begitu luas ini belum ada satu pun kota yang berpredikat Kota Layak Anak.

    Berarti semua pihak harus turun tangan nih, terutama dari lingkungan masing-masing, bagaimana biar anak merasa nyaman berada di lingkungan tersebut.

    BalasHapus
  2. semuanya harus bermula dari diri kita sendiri dulu yaaa untuk bisa menciptakan KLA ini pada akhirnya. Masih banyak orang tua yang abai ama hak2 anaknya, menganggab "ah masih anak2 ini, mereka mah masih harus manut apapun keinginan orang tua" . padahal walo masih kecilpun, anak2 itu punya hak juga untuk dipenuhi :( . Belum lagi budaya ga enakan ikut campur masalah tetangga yang kita tahu sering mukulin anaknya...

    Semoga aja sih, tiap ortu mulai sadar untuk memenuhi hak2 anak mereka, pelan-pelan, sampe akhirnya bisa tercipt KLA di Indonesia ini :)

    BalasHapus
  3. Kalau di Bandung ada satu taman dipinggir jalan raya mba yg ada air mancurnya dan kolam kecil. Anak2 bisa mainanan air. Lucu deh.

    Trs ada taman yg ada patung2 super hero. Kayaknya di Jkt blm ada yg begitu ya.

    Semoga makin banyak sarana spt itu ya. Spy anak bebas bermain.

    Coz kyknya sekarang kalau mau main sama alam itu bayarnya mahallll.

    BalasHapus
  4. Bagus banget post ini untuk mengingatkan kita semua demi kelangsungan penerus bangsa indonesia. Sedih banget aku kalau lihat anak kecil di pinggir jalan sudah harus jualan (ada yang jual telur, jual kue, juga tissue) :(

    BalasHapus
  5. Iya bener, sekarang itu lapangan sama sawahnya perlahan-lahan berubah jadi perumahan. Dan mengingat zamannya kendaraan bermotor jadi semakin waa-was dan ngeri sendiri lihat anak-anak kecil main -main di jalan atau luar ruangan. Semoga kota ramah anak di negeri ini semakin banyak, maju dan berkermbang biar anak-anak punya tempat main yang aman di runsnb

    BalasHapus
  6. Kirain Surabaya uda masuk Kota Layak Anak loh.... Ternyata belum yak..... Kita masih kudu banyak berbenah ni!

    BalasHapus
  7. Jujur, aku baru tahu lho tentang Kota Layak Anak, karena ikut BW di sini.
    Ini dia salah satu manfaat ikut WAG BW ya... ^^

    Aku langsung browsing dengan kata kunci Kota Layak Anak, biar lebih afdol dan dibawa ke situs KLA.

    Memang perlu sinergi berbagai stake holder untuk mewujudkan KLA seperti SDM pemerintah, masyarakat dan dunia usaha yang terencana secara menyeluruh dan berkelanjutan dalam kebijakan, program dan kegiatan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak.



    BalasHapus
  8. Mudah-mudahan mandat ini bisa jadi perhatian pemerintah daerah ya. Supaya memikirkan juga arena bermain dibandingkan mall-mall.

    BalasHapus
  9. Sebenernya belum ada 1 kota pun yang benar-benar ideal untuk anak dan disabilitas, yang ada sebagai orang tua lebih ke memilih tempat bermain yang sesuai aja, kalau engga membuat lingkungan sekitar dulu yang layak anak secara kan anak itu penting bagi masa depan bangsa, semoga programnya terlaksana deh biar ada gitu KLA

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Memanjakan diri Salon Murah di Sekitar BSD Ayumi Salon

Review Daycare di Daerah Bintaro Tangerang Selatan

Tampil Cantik dan Percaya diri dengan Perawatan di Z GLow Clinic